+1 234 567 8

info@webpanda.id

MULAWARMAN- Pemerintah Desa Mulawarman bersama Dinas Pertanian Dan Peternakan UPT. Pusat Kesehatan Hewan Kecamatan Tenggarong Seberang melaksanakan vaksinasi hewan nasional khusus kambing di Desa Mulawarman Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara pada hari Rabu (21/09/22).

Video Oleh Annisa.NF

Dalam kegiatan vaksinasi ini sebanyak 1.000 dosis vaksinasi dapat disuntikan ke hewan ternak sapi dan kambing di wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang, salah satunya Desa Mulawarman yang memiliki banyak kelompok ternak.

Foto oleh Annisa.NF

Pada hari ini telah dilakukan vaksinasi hewan khusus kambing. Vaksinasi ini dilaksanakan baik itu untuk kelompok ternak maupun yang diluar kelompok ternak (milik perseorangan) di Desa Mulawarman. Vaksinasi pertama dimulai dari peternak kambing Kelompok Ternak Kambing Sido Makmur milik bapak Sugeng yang bertempat di Dusun Karya Harapan RT.14.

Foto Oleh Annisa.NF
Foto Oleh Annisa NF

Kepala UPT. Puskeswan Bapak Jainuri bersama rombongannya yaitu Bapak jahriansyah, Bapak habib, dan Ibu Dr. Yanti selain melaksanakan vaksinasi, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak, serta memberikan imbauan dan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) kepada para peternak.

Melalui wawancara kami dgn Bapak Jainuri beliau menyampaikan “Hal ini agar para peternak dapat memahami gejala PMK dan dapat melakukan upaya penanganan apabila dijumpai PMK,” ujarnya.

Foto Oleh : Annisa NF
Foto Oleh : Annisa.NF

Dr.Yanti menyampaikan “untuk vaksinasi yg disalurkan saat ini adalah Vaksinasi PMK jenis Aftopor. Vaksinasi pertama Aftopor diberi jangka waktu jeda 1 bulan kemudian dilanjut dengan vaksin boster kedua, dan untuk vaksin ketiga di lakukan selama 1 tahun sekali”ujarnya.

Dr.Yanti mengungkapkan, bahwa ciri-ciri hewan yang terindikasi PMK yaitu, gejala fisik pada sapi dan kambing memiliki ciri-ciri khusus pada mulut baik itu di bibir, lidah dan ronga mulut terdapat luka-luka dan mengeluarkan air liur yang berlebihan.

Selain luka di mulut juga terdapat luka-luka di bagian kaki sapi dan kambing, sehingga sapi dan kambing yang tidak kuat maka akan berbaring. Selain dua gejala tersebut sapi dan kambing yang terjangkit PMK memiliki suhu tubuh yang cukup tinggi sehingga sapi dan kambing lemas.

Sekretaris Desa Mulawarman Bambang Irawan, S.H mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu panik ataupun khawatir terkait dengan adanya penyakit PMK pada sapi dan kambing.

“Kami dari Pemerintah Desa Mulawarman dan Dinas Pertanian dan Perternakan nantinya akan melakukan pengawasan secara menyeluruh”tambahnya.

Penulis : (ANF)

Bagikan Berita